1. The North Star (Tujuan Utama)
- Jadikan tujuan utama proyek sebagai kompas.
- Uji setiap ide/permintaan dengan pertanyaan:
“Apakah ini secara langsung membantu kita mencapai tujuan utama?”
- Ya → Kerjakan.
- Tidak/Mungkin → Tolak atau tunda.
➡ Dengan cara ini, keputusan lebih objektif dan semua orang paham alasannya.
2. Prinsip Pareto 80/20
- Cari 20% pekerjaan yang memberi 80% hasil.
- Alokasikan:
- Waktu terbaik (prime time tim).
- Sumber daya terbaik (orang, alat, anggaran).
- Perhatian penuh dari pimpinan proyek.
- 80% pekerjaan lain dianggap nice-to-have → hanya dikerjakan jika ada sisa waktu atau di fase berikutnya.
➡ Ingat: Banyak bekerja ≠ banyak hasil. Fokuslah pada yang paling berdampak.
3. Berani Berkata “Tidak” (atau “Belum Sekarang”)
- Komunikasikan dengan sopan & strategis:
- Hubungkan alasan ke tujuan bersama.
- Tawarkan alternatif waktu atau fase berikutnya.
- Contoh:
“Fitur tambahan ini bagus, tapi jika kita kerjakan sekarang, peluncuran utama akan tertunda. Bagaimana kalau kita masukkan ke fase kedua setelah tujuan utama tercapai?”
➡ Dengan cara ini, penolakan terasa logis dan tidak mematikan ide orang lain.