- Mulai dengan WBS (Work Breakdown Structure) → pecah deliverable utama jadi task kecil.
- Gunakan flowchart untuk proses yang punya banyak kondisi (if-then-when).
- Selalu tanyakan:
- Apa input yang dibutuhkan?
- Apa proses di dalamnya?
- Apa output-nya?
- Kapan mulai & berhenti?
- Akhiri dengan menyatukan semua sub-task kembali ke sistem besar → proyek yang utuh.
Dengan Deconstruction, proyek kompleks tidak lagi tampak seperti “monster besar” yang bikin tim kewalahan.
Sebaliknya, ia berubah menjadi puzzle kecil-kecil yang bisa diselesaikan satu per satu.