Tidak ada satu pun dari gaya di atas yang 100% benar atau salah. Pertanyaannya bukan “gaya mana yang terbaik?”, melainkan “gaya mana yang paling sesuai untukmu, untuk timmu, dan untuk proyek ini?”.
Seorang manajer proyek yang hebat memahami kekuatannya sendiri. Apakah Anda seorang perencana yang teliti seperti Arthur? Seorang motivator ulung seperti Iskandar? Atau seorang visioner dengan standar tinggi seperti Gilgamesh?
Kenali dirimu, lalu pilihlah caramu memimpin secara sadar. Anda bahkan bisa menciptakan gaya baru dengan menggabungkan elemen-elemen terbaik dari ketiganya, disesuaikan dengan situasi. Inilah yang disebut kepemimpinan situasional (situational leadership).